Ep 2. The Heart of Psalms | Luther on Psalms

Episode 2 of “The Heart of Psalms” series. In the next few episodes we’ll focus more on Martin Luther’s perspective of Psalms, prayer and songs from his ‘Preface to the Psalter’. So be sure to check out the previous episode if you haven’t already!

Episode 2 dari seri “The Heart of Psalms”. Di dalam beberapa episode kedepan, kita akan membahas perspektif Martin Luther mengenai Mazmur, doa dan puji-pujian dari ‘pendahuluan kidung Mazmur’ (Preface to the Psalter). Jangan lupa untuk menyaksikan episode yang sebelumnya jika anda belum menonton.

Reformusik Ep 2

Di Episode ini, kita akan lanjut dengan tema Reformusik. Episode lalu kita sudah diskusi sedikit tentang Martin Luther, sekarang kita akan berbicara lebih lanjut tentang Luther dan mulai diskusi tentang John Calvin dan pengaruhnya kepada musik dalam ibadah gereja.

Reformusik Ep 1

Apa kalian tahu reformasi merubah seluruh ibadah di dalam gereja?

Yuk! Ngobrol bersama anggota orkestra kami; Claudia, Calvin, Timothy dan Hans, untuk tau lebih banyak tentang reformasi dan pengaruhnya kepada musik dalam ibadah gereja.

O God Beyond All Praising

O God Beyond All Praising by Michael Perry & Gustav Holst, Arr. by Hans Sangtoki

Words by Michael Perry

© Mrs B Perry/Jubilate Hymns
www.jubilate.co.uk

Used by permission

Kau Allah Benteng Yang Baka

Himne “Kau Allah Benteng Yang Baka” yang diambil dari Mazmur 90, digubah oleh Isaac Watts pada tahun 1708. Sejak usia remaja, Watts sangat tergangu oleh keadaan ibadah gerejawi dimana jemaat menyanyikan pujian dari Firman Tuhan, namun dengan hati yang kosong dan dingin. Hal tersebut mendorong Watts untuk menggubah puji-pujian yang baru. Watts dipakai oleh Tuhan untuk menggubah lebih dari 600 himne. Banyak himne Watts yang sekarang umum dinyanyikan, dan banyak yang telah diterjemahkan kedalam bahasa-bahasa lain. Meskipun Watts hidup hampir 200 tahun setelah Martin Luther dan John Calvin, seperti mereka, dengan menggubah lagu-lagu himne yang pertama di dalam Bahasa Inggris, Watts juga berbagian di dalam mereformasikan musik dan ibadah gerejawi, hingga sekarang dikenal sebagai “Bapak Pujian Himne Inggris”.